SORRY !!! agak melenceng dari postingan sebelumnya, hanya ingin berbagi pengalaman saja . saat saya duduk dibangku kelas dua SMP , saya pernah didiagnosa memiliki penyakit ini awalnya malah dikira dokter mengidap sakit kista padahal saat itu usia saya belum genap 14 tahun. awal penyakit ini nyeri dibagian perut setiap bulan pasti sakit tapi tidak keluar darah seperti haid pada umumnya.
jadi buat sekedar berbagi informasi saja .
Hymen Imperforata adalah hymen (selaput dara) yang menutupi seluruh bagian introitus vagina sehingga tidak terdapat lubang vagina sama sekali. Biasanya pada wanita dengan hymen imperforata akan memiliki keluhan tidak keluar darah haid dan timbul nyeri di perut bagian bawah. Nyeri yang timbul pada perut bagian bawah ini biasanya datang secara periodic (setiap waktu haid). Darah haid yang tidak keluar pada hymen imperforata disebabkan karena lubang vagina nya tertutup oleh selaput hymen, sehingga darah bertumpuk didalam vagina dan menyebabkan nyeri setiap waktu haid. Penanganan pasien hymen imperforata adalah dengan merobek hymen tersebut, dan biasanya setelah dirobek akan keluar darah yang sangat banyak.
HIMEN IMPERFORATA
Selaput dara atau yang disebut hymen dalam bahasa
medis adalah membran tipis yang menutupi mulut vagina. Ia memiliki
bagian yang berlubang yang memungkinkan darah haid bisa keluar. Menurut
literatur, hymen diambil dari bahasa Yunani Hymenaneus yang merupakan
dewa perkawinan.
Daripada selaput, saya sendiri lebih suka
mengumpamakan hymen seperti leher botol. Anda bisa membayangkan botol
air mineral misalnya. Ada bagiannya yang menyempit pada bagian ujung,
sebelum kemudian melebar pada bagian selanjutnya. Hanya saja ujung botol
ini begitu sempit (kurang dari 1 jari kelingking lebarnya) dan tidak
selalu bulat mulutnya, terdapat berbagai macam variasi. Variasi bentuk
yang dimaksud, antara lain :
Selain masalah
bentuk, terdapat juga perbedaan elastisitas hymen pada setiap wanita.
Ada yang hymennya elastis, sementara sisanya memiliki hymen yang kaku.
Ada juga perbedaan dalam hal ketebalan dan banyak sedikitnya pembuluh
darah di daerah hymen. Keseluruhan faktor itu akan mempengaruhi
ada/tidaknya atau sedikit/banyaknya jumlah perdarahan di saat melakukan
hubungan sex yang pertama. Jadi, ada wanita yang sama sekali tidak
mengeluarkan darah meskipun tidak pernah berhubungan sex sebelumnya.
Mungkin ia tidak akan pernah berdarah ketika disetubuhi, mungkin justru
mengeluarkan darah di saat berhubungan sex yang kedua atau ketiga (dst)
akibat adanya variasi ini. Yang juga perlu diingat, rasa nyeri yang
timbul sewaktu persetubuhan pertama juga sangat dipengaruhi oleh variasi
ini.
Pertanyaan yang paling sering muncul; apakah
bisa terjadi sobeknya hymen selain karena hubungan seksual? Jawabannya,
tentu saja bisa. Kecelakaan atau luka, menunggang kuda, bersepeda,
lompat tinggi, gimnastik atau olahraga yang serupa bisa (tapi tidak
selalu) menyebabkan robeknya selaput dara. Selain itu, bisa juga terjadi
akibat memasukan jari atau benda tertentu ke dalam vagina seperti
tampon atau alat kedokteran (untuk tujuan pemeriksaan).
Bagaimana Cara Memeriksa Selaput Dara?
Pemeriksaan
selaput dara harus dilakukan oleh tenaga ahli, khususnya dokter
kebidanan dan kandungan. Prosedurnya adalah sebagai berikut:
Perlu
diingat, karena pentingnya pemeriksaan ini, seringkali dihadirkan lebih
dari 1 dokter dalam ruangan tersebut untuk meminta second opinion. Saat
ini, kebanyakan dokter kebidanan dan kandungan di Indonesia adalah
laki-laki sehingga seringkali diminta seorang perawat/bidan serta saksi
dari pihak perempuan untuk masuk ke dalam ruangan guna menghindarkan
fitnah.
Maka secara umum disimpulkan bahwa, pemeriksaan ini memalukan dan sama sekali tidak nyaman.
Mungkinkah Selaput dara diperbaiki?
Tentu
saja. Sekarang ada operasi yang bernama hymenoplasti. Ini adalah
prosedur operasi untuk memperbaiki dan merekonstruksi hymen atau selaput
dara. Hymenoplasti dilakukan dengan laser atau pisau bedah.
Prosedurnya cepat, dapat dilakukan tanpa rawat inap, jadi pasien bisa
langsugn pulang. Hymenoplasti dapat dikerjakan dengan bius umum, atau
regional, namun biasanya dengan bius umum. Sesudah operasi, pasien dapat
langsung melakukan aktivitas biasa, hanya saja tidak boleh melakukan
hubungan sex selama 3 minggu.
Sebelum memutuskan
melakukan operasi ini, banyak hal yang harus Anda pertimbangkan.
Pertama, biaya. Sebagai gambaran, di luar negeri, operasi ini menelan
biaya sekita 1500-5000 dolar. Kedua, operator dan lokasi yang kita pilih
untuk mengerjakannya. Anda harus mencari dokter bedah plastik yang ahli
dan berpengalaman. Saat ini, hymenoplasti cukup sering dilakukan di
luar negeri. Untuk Indonesia, saya tidak punya pengetahuan yang pasti.
Ketiga, kesiapan mental dan fisik Anda. Ingat, semua bentuk operasi
memungkinkan adanya efek samping, baik karena tindakan pembedahannya
ataupun efek obat biusnya. Hasil operasi juga bisa jadi tidak persis
sesuai harapan Anda. Yang paling penting adalah dasar Anda dalam
melakukan tindakan ini. Apakah hanya tujuan menyenangkan pasangan? Atau
untuk membohongi pasangan Anda? Saya pikir, ini adalah jenis operasi
yang sia2. Sebab, berhasil tidaknya suatu hubungan sama sekali tidak
tergantung pada utuh tidaknya selaput dara..
Demikian, semoga bermanfaat =)
|

Komentar
Posting Komentar