Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014
“ kamu .. “ By : DDC Wajah semu tanpa bisa dilihat keindahannya perasaanku sedang diuji, mungkin kayak ujian nasional !!! hanya lelucon … kasih ku ingin rengkuh hatimu dengan semua cinta dan kasih yang kupunya andai kau tak beri rasa itu andai kau tak beri aku lebih mungkin hatiku tak seperti saat ini aku hanya mengeluh karnamu, ingin rasanya keluar dari dunia yang ada kamunya ku habiskan air mataku karnamu hatiku terasa terpanggang saat hatiku tak terbalas .. kau hanya anggapku sebagai teman kamu buatku terpuruk, terjebak dalam lubang terdalam yang buatku tak mampu berdiri kau mendorongku .. lagi dan lagi … karenamu

Puisi

“   hati … “ By : dina dc Aku terjatuh dalam lubang terdalam dari rasa sakit hati,   bahkan kau mendorongku jatuh Sangat dalam, rasa yang tak bisa ku sembuhkan sendiri .. dank au mendorongku dua kali di lubang yang sama .. Wajah yang tak ada belas kasih itu masih ku ingat jelas,    kau seakan tak peduli dengan semua perasaanku, menutup diri   dari rasa bersalah .. Membuang rasa peduli yang dulu sering kau tunjukkan padaku, Mungkinkah itu semua hanya kamuflase yang kau buat untuk menipu perasaanku yg bodoh Kau mempermainkan hatiku, mengambil seluruh kepercayaanku tentangmu .. Kamu malah menarik tangannya dihadapanku, berkata kalo aku hanya gadis sampah yg menginginkan   sebagai kasih mu .. Andai ku tak pernah jatuh cinta padamu .. Lalu bagaimana caranya aku menyembuhkan diriku, dari semua rasa sakit hati yg kau beri, aku harap ada sebuah magic yg terjadi, ingin rasanya aku membalas semua perasaan sakit hati ini padanya , akan ku ...

CERPEN MANIS

“ because smile to me ” By : DDC Dalam genggaman ayah ada kebahagian yg sedang ku rasakan saat ini. Ayah selalu memprioritaskan kebahagianku di atas segalanya, kata ayah .. aku adalah malaikat tanpa sayap, karena itu harus di lindungi, aku selalu sakit – sakittan sejak kecil, dan aku khawatir karena selalu membuat ayah khawatir. ayah adalah seorang dokter di sebuah rumah sakit ternama di negeri ini.   Aku hidup berdua selama aku hidup,   mama meninggalkan ayah setelah aku lahir.   Mungkin akan tau kalau aku akan sakit . Udara mengusik ku perlahan ku hirup udara melalui selang oksigen, yg sudah membantuku selama beberapa hari ini. Tubuh ku memang rentan dengan penyakit baru. Aku tau sejak usiaku 2thn aku mengalami penurunan imun, karena itu aku harus di lindungi kata ayah.   Namaku kainna talistha 17thn. Biasa di sapa ainna . aku tak pernah mengenyam bangku sekolah meski ayah mampu membelikkan gedung sekolah. Ayah terus menjagaku ketat dalam semua bid...